Senin, 10 April 2017

Cara Mudah Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos


Definisi dari Sampah ialah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.Sampah di Indonesia sudah menjadi fenomena masalah yang masih belum diselesaikan secara efektif,bahkan berbagai strategi sudah dilakukan baik oleh pemerintah, maupun lembaga serta para pegiat lainnya. Kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk mengolah sampah, menjadi salah satu persoalan besar yang selalu menjadi alasan munculnya dampak dari sampah. Sementara, sampah baru selalu dihasilkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari
*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal

Sampah dibedakan menjadi 2 jenis yaitu sampah anorganik serta sampah organik.Sampah anorganik yang biasanya dalam bentuk plastik, kaleng, karet, seng, logam, besi serta bahan lainnya, bisa didaur ulang untuk menjadi barang baru lagi. Bahkan di beberapa daerah sudah ada yang bisa menghasilkan barang kerajinan yang dibuat dari bahan-bahan sampah anorganik. Sementara untuk sampah organik seperti daun gugur, sampah sisa pertanian, sampah sayuran, serta jenis sampah organik lainnya. Bisa diolah sendiri oleh masyarakat menjadi pupuk kompos, yang tentunya akan memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat.

pupuk kompos dapat digunakan sendiri untuk pertanian atau pemeliharaan tanaman oleh masyarakat. Pupuk kompos juga memiliki nilai ekonomis serta peluang usaha yang bisa dikembangkan. Sebuah nilai tambah yang bisa didapatkan dari mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos.Berikut merupakan tahapan untuk mengolah sampah organik hingga menjadi pupuk kompos.

Menyiapkan Bahan-bahan Untuk Pembuatan Kompos

Untuk membuat pupuk kompos dari sampah organik caranya cukup mudah serta menggunakan alat-alat yang sederhana. Untuk membuat pupuk kompos kita membutuhkan bahan sampah organik seperti daun gugur, sisa sayuran, rumput, atau juga sampah sisa pertanian. Untuk menghasilkan pupuk kompos yang bagus, sebaiknya sampah organik yang diolah berasal dari jenis dedaunan. Selain sampah organik, dalam membuat pupuk kompos juga harus dicampur dengan pupuk kandang seperti kotoran kambing atau kotoran sapi. serta juga menggunakan larutan gula serta bakteri fermentasi yang bisa kita dapatkan dari larutan EM4, yang banyak tersedia di toko pertanian.
*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Tomat Hidroponik Menggunakan Botol Bekas

Cara pembuatan Pupuk Kompos


  • Pertama siapkan Sampah organik seperti daun gugur, sisa sayuran, rumput serta sampah lainnya, potong hingga berbentuk kecil-kecil. Semakin kecil hasil pemotongan akan semakin baik, karena berpengaruh pada cepatnya proses pembusukan.
  • Campurkan bahan-bahan yang sudah dipotong kecil dengan pupuk kandang, pupuk kandang yang mudah digunakan adalah kotoran kambing. Campurkan sampah organik serta kotoran kambing dengan komposisi 3:1.
  • Siapkan setengah gelas larutan gula atau 100 ml (bisa dibuat dari gula pasir serta air biasa), atau menyesuaikan banyaknya bahan sampah organik yang ada.
  • Siapkan 10 ml larutan EM4, jika anda ragu takarannya bisa dilihat cara penggunaannya yang tercantum dalam botol atau menyesuaikan banyaknya bahan yang akan dibuat.
  • Bahan pupuk kompos yang telah dicampur menggunakan kotoran kambing,kemudian disiram menggunakan larutan gula serta larutan EM4, lalu campurkan sampai merata hingga bahan menjadi basah atau lembab. Jika perlu percikkan air secukupnya agar semua bahan menjadi cukup basah.
  • Bahan pupuk kompos yang sudah selesai dicampur, kemudian dimasukan ke dalam wadah, bisa menggunakan bak penampungan, karung, atau plastik besar. Lama proses fermentasi dari bahan hingga pupuk siap digunakan sekitar 2 – 3 bulan, karena itu untuk mempercepat prosesnya setiap 2 minggu sekali bahan-bahan tersebut dibolak-balik serta percikkan air secukupnya untuk menjaga agar tetap basah.
  • Jika anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya pembuatan pupuk kompos dilakukan secara periodik. Sehingga pemanfaatannya bisa digunakan secara berkelanjutan serta sampah organik tidak perlu dibuang, karena kita telah bisa mengambil manfaatnya dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos.
Semoga cara diatas dapat membantu anda memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos yang memiliki banyak manfaat.Selamat Mencoba.....

Kamis, 23 Maret 2017

5 Kota Terbersih di Dunia, Yang Bikin Kamu Pengen Pindah Kesana!


Tinggal di kota yang bersih, terhindar dari polusi, lingkungan yang hijau dan sejuk adalah impian bagi setiap orang. Bertempat tinggal di kota yang bersih bisa membuat masyarakatnya merasa nyaman dan sehat, sehingga bisa mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Tak hanya itu, lingkungan dan udara yang bersih bisa memperpanjang usia hidup masyarakat di kota tersebut. Kebersihan dan kenyamanan suatu kota memang bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi perlu adanya kerja sama dan kesadaran dari masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan di manapun mereka berada. Berikut daftar lima kota paling bersih yang ada di dunia :

1. Calgary, Kanada


Kota ini terletak di antara Pegunungan Rocky dan hamparan padang rumput yang luas, sehingga tidak heran jika Calgary dipenuhi oleh pepohonan hijau dan lingkungan yang bersih. Kota ini memiliki sistem sanitasi terbaik dan tingkat kebersihan nomor satu di dunia. Selain itu, pemerintah Kota Calgary juga melakukan upaya pengolahan limbah dengan baik serta selalu berupaya mengurangi limbah yang ada.

Dengan minimnya limbah, seluruh sungai di kota tersebut mengalir dengan jernih dan bersih. Atas populasi yang melebihi satu juta penduduk, Calgary sukses merawat lingkungan dengan baik semisal sungai dan hutan yang memberikan udara segar.
*Baca Juga : 9 Design Unik Sawah di Jepang Ini, Bikin Kamu Pingin Kesana!

Tak hanya itu, penduduk Calgary juga memiliki tingkat kesadaran tinggi guna selalu menjaga kebersihan. Tak heran jika kota ini mendapatkan peringkat pertama sebagai kota tebersih di dunia.

2. Honolulu, Hawai



Kota ini terletak di Pulau Oahu yang termasuk salah satu tujuan wisata paling terkenal di dunia. Sebagai kota wisata, Honolulu berhasil menjaga kebersihan dan keindahan kota sehingga membuat daya tarik tersendiri untuk wisatawan.

Honolulu terdapat banyak tumbuhan hijau dan bunga-bunga yang cantik yang ditanam di seluruh penjuru kota agar terlihat cantik. Hal ini membuat kota tersebut memiliki pemandangan menakjubkan dan masuk ke dalam daftar kota paling bersih di dunia.

Kesadaran penduduk Honolulu guna menjaga kebersihan sangat tinggi dan enggan membuang sampah sembarangan. Pemerintah kota tersebut menyediakan fasilitas tempat sampah di seluruh area publik sekalian pengolahan sampah yang baik, sehingga tingkat kebersihan di Honolulu mendapatkan predikat A. Tak hanya itu, setiap sudut kota ditata secara rapi dan bersih guna memanjakan para turis yang datang.

3. Minneapolis, Amerika Serikat


Minneapolis dinobatkan sebagai kota tebersih nomor satu di Amerika Serikat oleh majalah Forbes. Di kota ini pemerintahnya menggunakan larangan merokok di tempat umum sehingga penduduknya bisa bernapas lega dan tetap sehat tanpa adanya gangguan asap rokok. Tak hanya itu, pemerintah Minneapolis juga membangun jalur sepeda guna mengurangi jumlah penggunaan kendaraan sehingga mengurangi polusi udara.

Sejumlah taman hijau banyak dibangun di kota ini dan kerap digunakan oleh penduduknya sebagai tempat guna bersantai. Jika dilihat dari sejarahnya, secara harfiah Minneapolis merupakan gabungan dari kata ‘air’ dalam bahasa suku Dakota dan kata ‘kota’ dalam bahasa Yunani. Sehingga, apabila digabungkan Minneapolis memiliki arti Kota Air.
*Baca Juga : Teknologi Budidaya Padi Salibu, Sekali Tanam Bisa Tiga Kali Panen

Ini karena kota tersebut memiliki 12 danau dan lima kolam ikan yang terletak di taman-taman kota. Perawatannya yang baik menjadikan kota ini mendapat predikat sebagai kota paling bersih di dunia.

4. Kobe, Jepang


Jepang sudah terkenal dengan budaya disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, tidak heran banyak kota di negara tersebut yang memiliki lingkungan bersih dan sehat. Kobe merupakan kota terbesar keenam di Jepang dan memiliki drainase yang paling baik di dunia.

Setiap saluran air yang bercampur limbah dan kotoran tidak dibuang ke sungai, tetapi ke sebuah penampungan khusus. Sehingga, sistem seperti ini membuat sungai menjadi bersih dan mengalir dengan teratur.

Kobe ialah kota yang memiliki pemandangan indah dengan gabungan antara laut dan gunung. Meskipun disibukkan oleh pekerjaan, penduduk di kota ini diajarkan guna tetap mengapresiasi dan menjaga tanah mereka. Tak heran jika kota sangat bersih, nyaman, dan keindahan alamnya terjaga dengan baik.

5. Kopenhagen, Denmark


Kopenhagen menjadi salah satu pusat kota budaya di Denmark, oleh sebab itu banyak wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut. Kopenhagen mendapat predikat sebagai kota tebersih di Eropa, berdasarkan hasil survei yang dilakukan secara proaktif terhadap wisatawan dan pengunjung dari berbagai belahan negara. Selain itu, kota ini juga dinobatkan sebagai kota paling hijau di dunia.

Kopenhagen termasuk kota yang tersusun dengan baik dan mempunyai level servis paling tinggi. Warga dan pemerintah setempat sepakat guna selalu berupaya menjaga kota agar tetap bersih dan terbebas dari polusi.

Hal ini bisa dilihat dari kebiasaan penduduknya yang lebih memilih guna bersepeda dan berjalan kaki guna menuju tempat aktivitas. Selain itu, masyarakat di kota ini juga memanfaatkan sampah sebagai kebutuhan energi. Jadi, tak heran jika kota ini mempunyai lingkungan yang segar, bersih, dan sehat.

*Sumber :

Rabu, 08 Maret 2017

Cinta Hobby & Cinta Alam Bersama Kantong Sampah

Melakukan hobby di sela-sela kesibukan yang padat adalah salah satu cara yang cukup efektif untuk mereduksi kadar stress pada tubuh. Lebih baik lagi jika hobi dilakukan di alam bebas yang jauh jadi riuh kesibukan kota sehingga otak dan hati anda akan benar-benar beristirahat. Salah satu hobi yang sedang digemari anak muda Indonesia saat ini adalah hobi mendaki gunung. Mengingat Indonesia adalah negara dengan jumlah gunung berapi aktif terbanyak di dunia, maka tak heran jika anak mudanya tertarik untuk menjelajahi gunung-gunung tersebut. Biasanya, mereka yang berhasil mecapai ketinggian tertentu dari suatu gunung akan mengabadikannya dengan memfoto kertas “salam” yang sudah disiapkan dari awal keberangkatan, sebagai bukti akan apa yang telah dicapainya.

Namun, salah satu kebiasaan buruk masyarakat Indonesia adalah kurangnya kesadaran akan cinta kebersihan, kapanpun, dimanapun. Virus “malas buang sampah” ini juga menjangkit para remaja yang hobi mendaki gunung. Mereka biasanya meninggalkan begitu saja kertas-kertas salam di tepi jalan pendakian. Tak hanya kertas, bahkan botol minum dan bungkus makanan juga tidak turut dibawa turun dan dibuang di tempat sampah. Banyak dari mereka yang melabeli dirinya sebagai “pecinta alam” justru menjadi pelopor perusak alam.  Wah, jangan sampai yang seperti ini berlanjut menjadi tradisi ya.

# Baca juga Mengenal Kode Internasional Pada Berbagai Jenis Plastik

Salah satu kendala dalam membuan sampah di beberapa tempat adalah minimnya jumlah tempat sampah yang tersedia. Memang sulit mengatur pengelolaan sampah di pegunungan mengingat belum cukup memadainya infrastruktur disana. Maka dari itu, kantong sampah adalah salah satu solusi untuk mengatasi timbunan sampah di pegunungan. Bentuk kantong sampah yang ringan dan fleksibel serta tidak memakan banyak ruang ketika belum digunakan ini sangat cocok untuk dibawa mendaki gunung. Ukuran kantong sampah yang tersedia mulai dari yang mini sampai jumbo juga banyak membantu dalam mengatasi masalah sampah.

Maka dari itu, sebelum naik gunung, sempatkanlan untuk mampik ke tempat yang jual kantong sampah. Jika anda wanita, jangan lupa untuk membawa kantong sampah hitam berukuran kecil untuk jaga-jaga seandainya anda datang bulan ketika sudah di atas gunung.
Kantong sampah ini adalah barang yang mudah di dapatkan. Hampir semua mini market di Indonesia menjual kanton sampah di dalam tokonya. Kantong sampah yang dijual di mini market dan tempat perbelanjaan umum lainnya biasanya adalah kantong sampah hitam yang umum dipakai masyarakat luas.

# Jangan lewatkan Macam dan Jenis Kantong Sampah Plastik

Namun, dalam rangka membangun minat para pendaki gunung untuk membuang sampah, anda dapat membeli kantong sampah warna warni yang sebenarnya adalah kantong sampah medis. Pabrik kantong sampah memproduksi kantong sampah dalam berbagai warna dengan tujuan untuk mengelompokkan sampah berdasarkan jenisnya. Hal ini disebabkan karena limbah medis sebaiknya tidak bercampur menjadi satu. Kantong sampah medis yang berwarna-warni dapat anda beli di toko alat kesehatan. anda dapat membagikan kantong sampah-kantong sampah tersebut kepada para pendaki di pos sebelum pendakian dimulai.Anda juga dapat memunguti sampah-sampah yang anda temui waktu turun gunung. Memungut sampah saat turun gunung lebih mudah dilakukan dibanding dengan memungut sampah saat anda baru mulai mendaki. Jika anda sudah selesai mengumpukan sampah, barulah buang kantong sampah tersebut di tong sampah yang sudah tersedia.

Usahakanlah untuk membagi sampah berdasarkan jenisnya. Jika anda mendaki gunung secara berkelompok, bagilah kelompok menjadi 2. Satu untuk memungut sampah kering, dan satu untuk memungut sampah basah. Pengelompokan ini akan memudahkan petugas untuk mengolah sampah ke tahap berikutnya.
*** Untuk pemesanan kantong sampah plastik, kantong sampah medis silahkan hubungi kami 0877.0282.1277 - 0852.3392.5564 (SMS/Call/WA).

Rabu, 11 Januari 2017

Mengenal Kode Internasional Pada Berbagai Jenis Plastik


Plastik, Manfaat dan Kerugian bagi manusia 
Disekeliling kita banyak sekali benda-benda dengan bahan plastik,dan berita tentang bahaya plastik sudah sering kita ketahui, apalagi tentang limbahnya yang sulit untuk di daur ulang. Bahkan dalam kehidupan kita sulit sekali menghindari plastik dari aktivitas kita. Kalau memang plastik itu tidak baik untuk kesehatan, apakah ada tanda pengenalnya?
Ternyata ada loch? Dan itu sudah diatur dan ditetapkan secara internasional, sehingga di manapun di belahan dunia ini kode dan simbolnya sama


Bagaimana Mengenali Kemasan Plastik dengan Baik?
Kode pada kemasan plastik sangatlah perlu kita ketahui, karena tanda/kode tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).
Secara umum tanda tersebut berada di dasar, berbentuk segi tiga, di dalam segitiga akan terdapat angka, serta nama jenis plastik di bawah segitiga, dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut:

1. PET — Polyethylene Terephthalate
Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga
Biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.

Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk serat sintetis (sekitar 60 %), dalam pertekstilan PET biasa disebut dengan polyester (bahan dasar botol kemasan 30 %) Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI, kenapa? Dijawab oleh artikel ini: Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker)
# Baca juga Cara Memilih Kantong Plastik Sampah Yang Baik.

Di dalam membuat PET, menggunakan bahan yang disebut dengan antimoni trioksida, yang berbahaya bagi para pekerja yang berhubungan dengan pengolahan ataupun daur ulangnya, karena antimoni trioksida masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan, yaitu akibat menghirup debu yang mengandung senyawa tersebut. Terkontaminasinya senyawa ini dalam periode yang lama akan mengalami: iritasi kulit dan saluran pernafasan.
Bagi pekerja wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran, pun bila melahirkan, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.

2. HDPE — High Density Polyethylene
Terdapat kode angka 2 dibagian bawah botol,serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga.
Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain.
HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.
HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.
Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3. V — Polyvinyl Chloride
Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V — V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang.
Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.
PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15oC.
Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

4. LDPE — Low Density Polyethylene
Ditangahnya tertera logo 4,serta tulisan LDPE
– LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.
# Baca juga Manfaat Penggunaan Kantong Sampah.

5. PP — Polypropylene
Ditengahnya tertera kode 5, serta tulisan PP
– PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap
Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.
# Lim corporation menyediakan kantong plastik sampah untuk medis,apartemen,hotel dll. Klik DISINI untuk info harga kantong plastik sampah terupdate.

Selasa, 27 Desember 2016

Inilah 5 Langkah Pengolahan Sampah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Berdasarkan hasil penelitian, setiap hari sebuah rumah tangga menghasilkan sampah sekitar 0.5 kg - 0.8 kg per orang. Jika di dalam sebuah rumah terdapat empat jiwa, berarti sekitar 2kg - 3.2kg sampah dihasilkan perhari/kk. Bayangkan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga tersebut dalam 1 tahun, bisa mencapai angka 730kg - 1.168kg atau 7,3 kwintal - 1,2 ton. Sebuah angka yang cukup fantastis. Berapa tinggi tumpukan sampah yang dihasilan oleh satu keluarga tersebut?  

Sebenarnya, jika masing-masing rumah tangga mampu memilah serta mengolah sampahnya masing-masing, takkan ada lagi demo warga yang tinggal di seputaran Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Pemerintahpun tak perlu bersusah payah menyediakan anggaran khusus untuk mengatasi masalah yang takkan pernah ada habisnya ini, seiring dengan sampah yang selalu dihasilkan setiap hari.

Ya! Seberapapun besar upaya pemerintah untuk mengatasi masalah sampah, dengan memperluas area TPA, memperbanyak armada truk pengangkut sampah, hingga menambah pasukan oranye yang bertugas mengangkut sampah serta membersihkan lingkungan, takkan ada artinya jika tak ada partisipasi aktif dari masyarakat sendiri.
   
Untuk melakukan proses pengolahan sampah serta membudayakan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, kita dapat berkaca pada negara tetangga yang sudah sukses dengan program yang semula berasal dari masyarakat sendiri.
Kepedulian pada sampah dan kebersihan lingkungan yang sangat tinggi di Jepang serta Singapura tidaklah terbentuk begitu saja. Perlu upaya puluhan tahun untuk mengedukasi masyarakat hingga menjadi sebuah habit/kebiasaan.

Bahkan tahun 2001 di Jepang terjadi kasus pencemaran laut yang menyebabkan 1700 orang meninggal dunia akibat terkena dampak racun merkuri yang berasal dari limbah pabrik yang tidak mengalami pengolahan terlebih dahulu, namun langsung dibuang ke laut. 

Padahal sejak pertengahan tahun 70’an, telah timbul gerakan chonaikai di berbagai kota di Jepang, yaitu gerakan peduli terhadap lingkungan. Sekumpulan kecil masyarakat menggalang kesadaran warga tentang pentingnya memilah sampah serta mengolahnya melalui 3R, yaitu: Reduce (mengurangi pembuangan sampah), Reuse (menggunakan kembali), serta Recycle (daur ulang)
Gerakan tersebut rupanya mendapat tanggapan positif dari berbagai lapisan masyarakat di Jepang. Namun, meskipun gerakan peduli lingkungan di masyarakat ini berkembang pesat, pemerintah Jepang masih belum memiliki Undang-undang Pengaturan Pengolahan Sampah.

Baru di bulan Juni 2000, Parlemen Jepang menyetujui Basic Law for Promotion of The Formation of Recycling Oriented Society, yaitu  Undang-undang  mengenai masyarakat Jepang yang berorientasi daur ulang.

Belajar dari pengalaman masyarakat Jepang tersebut, rasanya tidaklah sulit bagi masyarakat Indonesia untuk mencontoh serta menjadikan gerakan peduli lingkungan sebagai upaya mengatasi masalah sampah yang kian hari kian menumpuk tanpa ada solusi yang berarti dari pemerintah.

Inilah lima jurus jitu bagi rumah tangga yang peduli dengan lingkungannya:

1.Selalu melakukan gerakan 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) terhadap semua benda yang ada di dalam rumah. Jangan mudah tergiur untuk membeli barang baru, jika barang lama masih layak pakai, atau bisa diolah kembali.

2.Pilah sampah organik, anorganik serta sampah berbahaya (B3) yang dihasilkan oleh rumah tangga. Sediakan wadah khusus untuk membuat kompos guna mengolah sampah organik. Wadah khusus untuk menampung sampah anorganik yang bisa diberikan ke pemulung, atau disalurkan ke bank sampah terdekat. Serta wadah khusus untuk menampung sampah B3 yang jika dibuang sembarangan dapat membahayakan sekitarnya. 

3.Jadikan kebiasaan membuang sampah sebagai habit keluarga sehari-hari. Ajari anak-anak sejak dini untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Jika tidak menemukan tempat sampah, ajari anak untuk menyimpan sampahnya, hingga menemukan tempat sampah terdekat. 

4.Jadikan budaya malu membuang sampah sembarangan sebagai sikap terhormat dalam keluarga.

5.Jangan ragu untuk menegur orang yang membuang sampah sembarangan. Anak-anak akan melihat konsistensi orangtuanya.

Saat ini banyak pabrik kantong sampah yang memproduksi serta menjual kantong sampah dalam berbagai ukuran kantong sampah. Mulai dari kantong sampah hitam, kantong sampah warna, hingga kantong sampah medis. Hal ini semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan gerakan peduli sampah dan peduli lingkungan. 

Nah bagaimana? Hari gini masih tak peduli serta menganggap sampah sebagai urusan pemerintah?? Ke laut saja deh sana!!!
#Untuk info harga terupdate silahkan klik DISINI.

Senin, 12 Desember 2016

Mengenal Lebih Dekat Aneka Tempat Sampah serta Fungsinya

Anda pernah kebingungan mencari kantong sampah dengan ukuran tempat sampah tertentu? Saat ini di beberapa toko peralatan rumah tangga impor banyak dijumpai tempat sampah dengan berbagai ukuran yang tak lazim, sehingga konsumen sering kali kesulitan mencari ukuran kantong sampah tertentu. Bentuk tempat sampahnya yang menarik serta berwarna, terkadang membuat konsumen tergoda untuk membeli. Namun saat harus mencari yang jual kantong sampah dengan ukuran sesuai, mengalami kesulitan.

Terutama jika tempat sampah tersebut berukuran super besar dan membutuhkan ukuran kantong sampah yang juga super besar, misal di atas 50kg. Hanya toko tertentu yang menjual kantong sampah tersebut, terutama toko peralatan rumah tangga impor. Selain bentuk tempat sampahnya menarik, kantong sampahnyapun dibuat berwarna warni, tersedia dalam berbagai ukuran kantong sampah, serta tidak kaku. Sangat berbeda dengan penampakan kantong sampah standar yang berupa kantong sampah hitam, tebal dan kaku.
#Baca juga Manfaat Kantong Sampah Untuk Sekolah.

Pada dasarnya, tempat sampah standar terbuat dari bahan plastik, yang paling murah terbuat dari limbah plastik bekas yang diolah kembali. Warna yang dihasilkan dari limbah plastik ini, tidak secerah tempat sampah yang terbuat dari bijih plastik. Kekuatannyapun tidak sekokoh tempat sampah plastik yang berasal dari bahan berkualiatas.

Di gedung-gedung perkantoran, pusat perbelanjaan modern, serta rumah sakit, sering ditemui aneka tempat sampah berbagai ukuran dan bentuk yang terbuat dari bahan stainless steel. Tempat sampah ini memang terlihat lebih bersih dan tidak mengganggu pemandangan sekitarnya. Setiap beberapa jam sekali, petugas kebersihan mengambil sampah yang tertampung di dalamnya. Sampah terbanyak biasanya berupa botol minuman kemasan, bungkus makanan ringan, tissue serta puntung rokok.
Tempat sampah yang terbuat dari bahan plastik maupun stainless steel ada yang bertutup dan diberi pijakan agar dapat membuka serta menutup tempat sampah tanpa perlu membungkuk, cukup dengan menginjakkan kaki pada pedalnya.
#Baca juga Fungsi Kantong Sampah Medis Berdasarkan Warna.

Selain dari bahan plastik dan stanless steel, ada tempat sampah yang terbuat dari bahan fiber glass. Ukurannya biasanya lebih besar dari tempat sampah standar di rumah tangga. Ada yang berbentuk digantung dan yang lebih besar beroda di bagian bawahnya, untuk memudahkan proses pemindahan sampah oleh petugas kebersihan. Bahkan banyak tempat sampah yang terbuat dari bahan fiber glass yang diletakkan di keramaian, didesain dengan berbagai bentuk yang menarik dan lucu, serta berwarna warni. Misalnya tempat sampah fiber glass berbentuk kodok gendut dengan mulut terbuka sebagai lubang untuk memasukkan sampah.

Untuk memudahkan pengolahan sampah, biasanya pihak pengelola membedakan tempat sampah berdasarkan jenis sampah yang dihasilkan. Misal, tempat sampah berwarna hijau untuk sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk seperti sampah sisa makanan dan dedaunan.  Tempat sampah berwarna kuning untuk sampah anorganik yang dapat didaur ulang, seperti kertas, botol, kaleng dan plastik. Serta tempat sampah berwarna biru untuk sampah berbahaya, seperti kaleng kemasan pembasmi serangga, dan lain-lain.
#Klik DISINI untuk dapatkan info harga kantong plastik sampah terupdate.

Sebagus apapun serta seberapapun banyaknya tempat sampah yang disediakan, tidak akan mendatangkan manfaat jika budaya membuang sampah pada tempatnya belum menjadi sebuah kebiasaan bagi setiap individu.  Kebiasaan ini akan tertanam menjadi sebuah habit dan kebutuhan, jika dibiasakan sejak dini. Ajari anak kita untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Jika tidak menemukan tempat sampah, ajari mereka untuk menyimpannya hingga menemukan tempat sampah.  Sesungguhnya kebersihan itu akan selalu berkaitan dengan keindahan dan kepedulian.
Sudah pedulikah kita dengan lingkungan???

Penggunaan Plastik Ultraviolet untuk Atap Greenhouse

Jika anda seorang pecinta tanaman khususnya tanaman hias hendaknya anda mengenal plastik UV. Plastik ultraviolet atau plastik UV adalah plastik yang dilapisi bahan kimia tertentu, yang dapat melindungi dari sinar ultraviolet yang berlebihan, dengan kata lain plastik ini digunakan untuk mencegah tanaman dari kerusakan tanaman akibat paparan sinar UV yang berlebihan.
# Baca juga Perbedaan Kantong Plastik Sampah Jenis HD dan PE.

Karena manfaatnya yang besar bagi tanaman, anda perlu mencari tahu pabrik palstik Uv greenhouse atau tempat jual plastik UV Greenhouse sebelum menciptakan sebuah greenhouse. Plastik Uv dalam Greenhouse digunakan sebagai atap rumah tanaman karen manfaatnya dalam melindungi tanaman dari kelebihan paparan UV sinar matahari. Ukuran plastik UV bervariasi tergantung stiok dan ermintaan pelanggan. Harga plastik UV GreenHouse biasanya berbeda tergantung ukuran, ketebalan, dan persentase kandungan bahan kimia yang terkandung di dalamnya untuk melindungi dari sinar UV.



Greenhouse merupakan sebuah sistem dalam bidang pertanian yang digunakan untuk melindungi tanaman dari perubahan iklim,cuaca, atau bahkan paparan UV yang berlebihan. Meski diakui harga untuk membuat sebuah greenhouse tidak bisa sedikit, tetapi manfaat dari greenhouse ini amat besar bagi tanaman dibandingkan tanaman yang dibudidayakan di alam terbuka. Selain itu, dengan menciptakan greenhouse itu artinya kita membuat sebuah rumah untuk tanaman yang akan melindungi tanaman sehingga tanaman akan tumbuh lebih subur dan mudah dipantau.
# Baca juga Manfaat Kantong Sampah Untuk Sekolah.

Plastik Ultraviolet memiliki peranan besar dalam sebuah greenhouse, karena plastik ini digunakan sebagai atap rumah tanaman itu artinya sebagai pelindung utama tanaman dari sengatan matahari yang berlebihan, perubahan iklim dan cuaca seperti hujan badai, angin kencang, dsb, sehingga layak disebut sebagai atap yang dapat memberikan perlindungan utama tanaman dari bahaya dari luar.

Bila anda seorang pecinta tanaman hias, dan senang dengan keindahan tanaman yang anda miliki, tentu anda akan merasa puas bila anda dapat menikmati pemandangan tanaman itu sendiri pada sebuah sudut di halaman rumah anda secara eksklusif. Bermacam-macam varietas tanaman dapat anda miliki dan nikmati dalam sebuah greenhouse yang memberikan kesan eksklusive untuk anda, dan tentu anda akan merasa bangga dan puas melihat hasil kerja keras anda merawat tanaman anda tumbuh subur dan mampu berkembang dengan baik.

Anda dapat mencitakan Greenhouse sesuai dengan keinginan anda dan banyaknya tanaman yang akan dibudidayakan dalam sebuah greenhouse. Bila anda seorang pemula dalam budidaya tanaman khususnya tanaman hias, atau bahkan ingin mencoba mengaplikasikan ilmu pertanian bercocok tanam dalam sebuah greenhouse, maka anda dapat menggunakan beberapa lahan dari halaman rumah anda untuk menciptakan sebuah greenhouse, dan dapat berkonsultasi dengan pakar atau orang-orang yang terlebih dahulu sudah membuat greenhouse untuk "rumah" tanaman mereka.
# Dapatkan daftar harga plastik ultraviolet terupdate silahkan klik DISINI.

Setelah mengetahui luas dan bentuk greenhouse yang anda inginkan juga banyaknya tanaman yang akan anda budidayakan dalam greenhouse, selanjutnya anda perlu mencari pabrik atau tempat jual plastik UV greenhouse sebagai "atap rumah" bagi tanaman anda. Kemudian anda dapat merincikan peralatan apa saja yang anda butuhkan dalam merawat tanaman pada sebuah greenhouse, kemudian perhatian apa saja yang dibutuhkan pada perawatannya.
# Untuk info tentang plastik ultraviolet terlengkap dan terupdate silahkan klik DISINI.

Tidak sulit memiliki greenhouse sebuah "rumah" untuk tanaman anda, tetapi akan menjadi sulit bila anda tidak teliti dan tidak tekun merawat tanaman anda. Karena tentu sebuah hasil yang baik harus dipupuk dari proses yang baik dan benar untuk kemudian hasilnya dapat dinikmati dengan bangga dan menjadi kepuasan tersendiri. Jadi, selamat merancang sebuah "rumah" untuk tanaman anda dan pastikan anda dapat menikmatinya dengan bangga dan menjadi kepuasan tersendiri. Selamat mencoba!