Kamis, 16 Juni 2016

Mengenal SOP Penangan Sampah Medis dengan Kantong Plastik Sampah Khusus

Kantong sampah untuk keperluan medis berbeda dengan kantong sampah plastik pada umumnya. Secara fisik kantong sampah plastik untuk keperluan medis sering diberi warna kuning, sering ditandai dengan simbol infeksius. Lalu apa perbedaannya dengan kantong sampah plastik masyarakat?

Limbah Medis Lebih Kompleks
Secara spesifik, karakteristik sampah medis memiliki sifat infeksius atau toksik. Tanpa pengelolaan khusus, pencemaran sampah medis lebih akut dari pada sampah masyarakat. Kesalahan atau kekeliruan akan dapat menimbulkan gangguan baik petugas, pasien ataupun pengunjung.
Berdasarkan kajian WHO pada tahun 2002 menunjukan bahwa timbulan sampah medis dari kegiatan rumah sakit mencapai sekitar 0,14 kg/bad/hari. Sementara sampah medis puskemas sebesar 7,50 gr/pasien/hari. Sampah tersebut sebagian besar merupakan sisa dari kegiatan immunisasi (65%).

Meskipun sampah medis berbahaya dalam kategori B3 mungkin hanya berkisar 20%. Akan tetapi jika terjadi penanganan yang salah dalam pengolahan limbah, maka berakibat fatal. Dibutuhkan penghancuran sampah pada tahap akhir dengan pembakaran pada suhu 10000 celcius. Oleh sebab itu sampah medis golongan B3 ini tidak boleh tercampur dengan limbah lainnya.
Dibutuhkan Kantong Plastik Khusus pada Proses Penyimpanan

Kantong sampah plastik khusus medis tentu membutuhkan kriteris tertentu yang lebih kuat dan terorganisir. Sesuai dengan Keputusan MenKes R.I. No.1204/MENKES/SK/X/2004 bahwa tempat sampah dan kantong sampah medis dibagi dalam 5 (lima) bagian:
1.Limbah infeksius dan limbah patologi, penyimpanannya pada tempat sampah berplastik kuning.
2.Limbah farmasi (obat kadaluarsa), penyimpanannya pada tempat sampah berplastik coklat.
3.Limbah sitotoksis adalah limbah berasal dari sisa obat pelayanan kemoterapi. Penyimpanannya pada tempat sampah berplastik ungu.
4.Limbah medis padat tajam seperti pecahan gelas, jarum suntik, pipet dan alat medis lainnya. Penyimpanannya pada safety box/container.
5.Limbah radioaktif adalah limbah berasal dari penggunaan medis ataupun riset di laboratorium yang berkaitan dengan zat-zat radioaktif.

Penyimpanannya pada tempat sampah berplastik merah.
Masing-masing kantong sampah tersebut harus memiliki sifat kuat, tidak gampang bocor, tidak berlumut, tidak boleh sobek atau pecah selama penyimpanan atau pengankutan, dan mempunyai tutup dan tidak overload. Selain itu, penampungan dalam pengelolaan sampah medis telah memiliki SOP khusus sebagai standarisasi kantong sebagaimana yang ditetapkan dalam Permenkes RI. No.986. Penghancuran sampah pada tahap akhir dengan pembakaran pada suhu 10000 celcius.

Secara terperinci, SOP penanganan sampah medis dimulai dengan penyimpanan dengan pemisahan antara sampah medis dan sampah non medis. Pengumpulan dan pengangkutan dilakukan bersama dengan menggunakan alat yang sama. Setelah itu dilakukan pemusnahan di incenerator dengan suhu pembakaran 1000ÂșC dengan waktu minimal 4 jam. Hasil pembakaran berupa residua tau abu kemudian dimasukkan ke dalam drum besar dan ditutupi dengan lapisan semen.

Penanganan sampah medis memang rentan akan resiko, lebih-lebih jika berbagai pusat layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, ataupun pelaku professional kesehatan mengabaikan SOP yang telah ditentukan oleh kemnetrian kesehatan. Dari hasil survei yang dilakukan Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, terungkap dari 700 rumah sakit yang disurvei, sebanyak 49% belum memiliki instalasi pengolahan sampah medis. Data pada tahun 2003 ini tentu bukan representasi dari kondisi terkini di tahun 2016.

Kami Jual Kantong Sampah Medis
Akan tetapi, bagaimanapun kondisi proses penanganan sampah medis saat ini, kecerobohan sedikit saja tentu bisa berakibat fatal. Sebab segala sampah tersebut tentu menyimpan berbagai virus dan bakteri yang berbahaya bagi kelangsungan kesehatan masyarakat. Untuk membantu keseluruhan pihak medis, kami menyediakan kantong plastic sampah limbah medis yang kuat, kokoh dan stabil. Harapan kami usaha ini membantu segala proses penanganan sampah medis di Indonesia.
Baca Juga Keunggulan Kantong Plastik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar