Senin, 10 April 2017

Cara Mudah Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos


Definisi dari Sampah ialah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.Sampah di Indonesia sudah menjadi fenomena masalah yang masih belum diselesaikan secara efektif,bahkan berbagai strategi sudah dilakukan baik oleh pemerintah, maupun lembaga serta para pegiat lainnya. Kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk mengolah sampah, menjadi salah satu persoalan besar yang selalu menjadi alasan munculnya dampak dari sampah. Sementara, sampah baru selalu dihasilkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari
*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal

Sampah dibedakan menjadi 2 jenis yaitu sampah anorganik serta sampah organik.Sampah anorganik yang biasanya dalam bentuk plastik, kaleng, karet, seng, logam, besi serta bahan lainnya, bisa didaur ulang untuk menjadi barang baru lagi. Bahkan di beberapa daerah sudah ada yang bisa menghasilkan barang kerajinan yang dibuat dari bahan-bahan sampah anorganik. Sementara untuk sampah organik seperti daun gugur, sampah sisa pertanian, sampah sayuran, serta jenis sampah organik lainnya. Bisa diolah sendiri oleh masyarakat menjadi pupuk kompos, yang tentunya akan memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat.

pupuk kompos dapat digunakan sendiri untuk pertanian atau pemeliharaan tanaman oleh masyarakat. Pupuk kompos juga memiliki nilai ekonomis serta peluang usaha yang bisa dikembangkan. Sebuah nilai tambah yang bisa didapatkan dari mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos.Berikut merupakan tahapan untuk mengolah sampah organik hingga menjadi pupuk kompos.

Menyiapkan Bahan-bahan Untuk Pembuatan Kompos

Untuk membuat pupuk kompos dari sampah organik caranya cukup mudah serta menggunakan alat-alat yang sederhana. Untuk membuat pupuk kompos kita membutuhkan bahan sampah organik seperti daun gugur, sisa sayuran, rumput, atau juga sampah sisa pertanian. Untuk menghasilkan pupuk kompos yang bagus, sebaiknya sampah organik yang diolah berasal dari jenis dedaunan. Selain sampah organik, dalam membuat pupuk kompos juga harus dicampur dengan pupuk kandang seperti kotoran kambing atau kotoran sapi. serta juga menggunakan larutan gula serta bakteri fermentasi yang bisa kita dapatkan dari larutan EM4, yang banyak tersedia di toko pertanian.
*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Tomat Hidroponik Menggunakan Botol Bekas

Cara pembuatan Pupuk Kompos


  • Pertama siapkan Sampah organik seperti daun gugur, sisa sayuran, rumput serta sampah lainnya, potong hingga berbentuk kecil-kecil. Semakin kecil hasil pemotongan akan semakin baik, karena berpengaruh pada cepatnya proses pembusukan.
  • Campurkan bahan-bahan yang sudah dipotong kecil dengan pupuk kandang, pupuk kandang yang mudah digunakan adalah kotoran kambing. Campurkan sampah organik serta kotoran kambing dengan komposisi 3:1.
  • Siapkan setengah gelas larutan gula atau 100 ml (bisa dibuat dari gula pasir serta air biasa), atau menyesuaikan banyaknya bahan sampah organik yang ada.
  • Siapkan 10 ml larutan EM4, jika anda ragu takarannya bisa dilihat cara penggunaannya yang tercantum dalam botol atau menyesuaikan banyaknya bahan yang akan dibuat.
  • Bahan pupuk kompos yang telah dicampur menggunakan kotoran kambing,kemudian disiram menggunakan larutan gula serta larutan EM4, lalu campurkan sampai merata hingga bahan menjadi basah atau lembab. Jika perlu percikkan air secukupnya agar semua bahan menjadi cukup basah.
  • Bahan pupuk kompos yang sudah selesai dicampur, kemudian dimasukan ke dalam wadah, bisa menggunakan bak penampungan, karung, atau plastik besar. Lama proses fermentasi dari bahan hingga pupuk siap digunakan sekitar 2 – 3 bulan, karena itu untuk mempercepat prosesnya setiap 2 minggu sekali bahan-bahan tersebut dibolak-balik serta percikkan air secukupnya untuk menjaga agar tetap basah.
  • Jika anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya pembuatan pupuk kompos dilakukan secara periodik. Sehingga pemanfaatannya bisa digunakan secara berkelanjutan serta sampah organik tidak perlu dibuang, karena kita telah bisa mengambil manfaatnya dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos.
Semoga cara diatas dapat membantu anda memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos yang memiliki banyak manfaat.Selamat Mencoba.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar